Tentang Pencetus Gagasan
Prof. Dr. Ansari Yamamah, M.A. adalah seorang akademisi, peneliti, dan Guru Besar sosiologi hukum Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. Beliau sekaligus adalah founder dari Yayasan Transitive Learning Society (TALAS).
Gelisah terhadap pola keberagamaan yang cenderung berhenti pada ritual individu, beliau merumuskan gagasan Islam Transitif. Pemikiran besar ini dituangkan secara komprehensif dalam buku monumental beliau, "Islam Transitif: Filsafat Milenial" (2019). Melalui konsep "Akal Gerak", Prof. Ansari mengajak umat, institusi pendidikan, dan generasi milenial untuk melakukan reposisi peran: membawa nilai-nilai luhur agama keluar dari ruang hampa teori dan mentransformasikannya menjadi solusi nyata yang berdampak langsung bagi kemaslahatan sosial serta kemanusiaan.
Mendorong Pemikiran Akal Gerak: Mengkaji dan mengimplementasikan nilai-nilai maslahat dalam berbagai aspek kehidupan seperti hukum, ekonomi, politik, dan sosial-budaya.
Pengembangan Sains dan Teknologi: Menginisiasi gerakan produktif masyarakat yang diawali dengan riset, kreativitas, imajinasi, dan inovasi teknologi demi kemajuan peradaban.
Edukasi dan Dakwah Milenial: Menyebarkan pesan keagamaan yang inklusif dan relevan bagi generasi muda, salah satunya melalui kolaborasi program penyiaran seperti tayangan edukatif
Merajut Kebhinekaan: Mencegah terjadinya polarisasi atau perpecahan sosial di tengah masyarakat dengan memperkuat nilai-nilai persatuan dan inklusivitas.
Mewujudkan masyarakat belajar (learning society) yang progresif dan berakal gerak. Yayasan ini bertujuan mentransformasikan pemahaman keagamaan yang tadinya cenderung pasif atau hanya berorientasi ke dalam (internalistik) menjadi pemahaman yang aktif, produktif, serta solutif terhadap tantangan riil di masyarakat modern.



